Musnad Ahmad hadis #23496

Matan Bahasa Arab

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ لَهُ
يَا ابْنَ أُخْتِي إِنَّ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ يَعْنِي ابْنَ عُمَرَ أَخْطَأَ سَمْعُهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرَ رَجُلًا يُعَذَّبُ فِي قَبْرِهِ بِعَمَلِهِ وَأَهْلُهُ يَبْكُونَ عَلَيْهِ وَإِنَّهَا وَاللَّهِ مَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى

Terjemahan Bahasa Indonesia

Telah menceritakan kepada kami [Affan], telah menceritakan kepada kami [Hammam], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Urwah], dia berkata; telah menceritakan kepadaku [ayahku], bahwa [Aisyah] berkata kepadanya; wahai anak saudara perempuanku, sesungguhnya Abu Abdurrahman, yaitu Ibnu Umar, telah salah mendengar bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam menceritakan seorang lelaki yang disiksa dikuburnya karena amal perbuatannya sedang keluarganya menangisinya. Sesungguhnya, demi Allah, sesungguhnya seseorang tidak menanggung dosa orang lain.”

Riwayat: Musnad Ahmad
Nombor: 23496