Musnad Ahmad hadis #23248
Matan Bahasa Arab
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّها قَالَتْ
يَا رَسُولَ اللَّهِ كُلُّ أَهْلِكَ قَدْ دَخَلَ الْبَيْتَ غَيْرِي فَقَالَ أَرْسِلِي إِلَى شَيْبَةَ فَيَفْتَحَ لَكِ الْبَابَ فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ فَقَالَ شَيْبَةُ مَا اسْتَطَعْنَا فَتْحَهُ فِي جَاهِلِيَّةٍ وَلَا إِسْلَامٍ بِلَيْلٍ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلِّي فِي الْحِجْرِ فَإِنَّ قَوْمَكَ اسْتَقْصَرُوا عَنْ بِنَاءِ الْبَيْتِ حِينَ بَنَوْهُ
Terjemahan Bahasa Indonesia
Telah menceritakan kepada kami [Hassan] Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [‘Atha’ bin As-Saib] dari [Sa’id bin Jubair] dari [Aisyah] bahwasanya dia berkata; “Wahai Rasulullah, semua keluargamu (istri-istrimu) sudah pernah masuk ke ka’bah, kecuali aku.” Lalu beliau bersabda: “Bawa dia ke Syaibah supaya dia membukakan pintu (ka’bah) untukmu.” Lalu ia dibawa ke Syaibah, maka Syaibah berkata; “Kami tidak bisa membukanya di malam hari ketika masa jahiliyah dan tidak pula ketika sudah masa Islami.” Kemudian Nabi Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: “Shalatlah kamu (Aisyah) di dekat hajar (aswad) karena sesungguhnya kaummu telah mempersempit bangunan ka’bah ketia mereka membangunnya.”
Riwayat: Musnad Ahmad
Nombor: 23248