Musnad Ahmad hadis #22879
Matan Bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ قَالَ حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ أَبِي عَرِيبٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ
دَخَلَ عَوْفُ بْنُ مَالِكٍ مَسْجِدَ حِمْصَ قَالَ وَإِذَا النَّاسُ عَلَى رَجُلٍ فَقَالَ مَا هَذِهِ الْجَمَاعَةُ قَالُوا كَعْبٌ يَقُصُّ قَالَ يَا وَيْحَهُ أَلَا سَمِعَ قَوْلَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَقُصُّ إِلَّا أَمِيرٌ أَوْ مَأْمُورٌ أَوْ مُخْتَالٌ
Terjemahan Bahasa Indonesia
Telah bercerita kepada kami [Abu ‘Ashim] berkata: telah memberitakan kepada kami [‘Abdul Hamid] berkata: telah bercerita kepada kami [Shalih bin Abu ‘Arib] dari [Katsir bin Murrah] dari [‘Auf bin Malik] berkata: ‘Auf bin Malik masuk masjid Himash, ternyata orang-orang tengah berkumpul dihadapan seseorang, ‘Auf bertanya: Perkumpulan apa ini? mereka menajwab: Ka’ab sedang bercerita. Berkata ‘Auf: Alangkah celakanya ia, apa ia tidak mendengar sabda Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam: “Tidak ada yang berhak bercerita kecuali pemimpin, yang ditunjuk oleh pemimpin atau orang yang sombong.”
Riwayat: Musnad Ahmad
Nombor: 22879