Musnad Ahmad hadis #10396
Matan Bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ يَعْنِي ابْنَ أَبِي أَيُّوبَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَجْلَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِ مِنْ نَفْسِهِ مَنْ تَرَكَ دَيْنًا أَوْ ضَيَاعًا فَإِلَيَّ وَلَا ضَيَاعَ عَلَيْهِ فَلْيُدْعَ لَهُ وَأَنَا وَلِيُّهُ وَمَنْ تَرَكَ مَالًا فَلِلْعَصَبَةِ مَنْ كَانَ
Terjemahan Bahasa Indonesia
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yazid], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sa’id] -yaitu Ibnu Abu Ayyub- berkata, telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin ‘Ajlan] dari [bapaknya] dari [Abu Hurairah], dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Aku adalah orang yang lebih berhak atas diri seorang mukmin dari diri mereka sendiri, barangsiapa meninggalkan hutang atau keluarga maka akulah yang menanggung, bukan kewajiban baginya untuk menanggung keluarga, maka hendaklah dipanggilkan untuknya karena aku adalah walinya. Dan barangsiapa meninggalkan harta hendaklah untuk ahli warisnya, siapapun dia.”
Riwayat: Musnad Ahmad
Nombor: 10396