Musnad Ahmad hadis #10389

Matan Bahasa Arab

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا الْمَسْعُودِيُّ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ عَنْ أَبِي الرَّبِيعِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَعٌ مِنْ أَمْرِ الْجَاهِلِيَّةِ لَنْ يَدَعَهُنَّ النَّاسُ النِّيَاحَةُ وَالطَّعْنُ فِي الْأَنْسَابِ وَالْأَنْوَاءُ يَقُولُ الرَّجُلُ سُقِينَا بِنَوْءِ كَذَا وَكَذَا وَالْإِعْدَاءُ أُجْرِبَ بَعِيرٌ فَأَجْرَبَ مِائَةً فَمَنْ أَعْدَى الْأَوَّلَ

Terjemahan Bahasa Indonesia

Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yazid], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Mas’udi] dari [Alqamah bin Martsad] dari [Abu Ar Rabi’] dari [Abu Hurairah], dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Empat hal dari perkara jahilliyah yang tidak ditinggalkan oleh manusia; meratapi mayat, mencela nasab, dan al anwa`, yaitu seorang lelaki berkata; ‘kami mendapatkan hujan karena bintang ini dan ini, ‘ serta al I’da`; yaitu seekor unta yang menularkan kudis kepada seratus unta yang lain. lalu siapakah yang menularkan kepada unta yang pertama.”

Riwayat: Musnad Ahmad
Nombor: 10389