Musnad Ahmad hadis #10047

Matan Bahasa Arab

قَالَ عَبْد اللَّهِ وَجَدْتُ هَذَيْنِ الْحَدِيثَيْنِ فِي كِتَابِ أَبِي بِخَطِّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَقَدَّمُوا الشَّهْرَ يَعْنِي رَمَضَانَ بِيَوْمٍ وَلَا يَوْمَيْنِ إِلَّا أَنْ يُوَافِقَ ذَلِكَ صَوْمًا كَانَ يَصُومُهُ أَحَدُكُمْ صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَعُدُّوا ثَلَاثِينَ ثُمَّ أَفْطِرُوا

Terjemahan Bahasa Indonesia

Abdullah berkata; Aku mendapatkan dua hadis ini dalam kitab bapakku dengan lafadz tulisan; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah Al Anshari], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin ‘Amru] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah], dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah kalian dahului -yaitu bulan ramadhan- dengan berpuasa satu atau dua hari, kecuali jika hari itu bertepatan dengan hari yang salah seorang dari kalian berpuasa di dalamnya. Berpusalah kalian karena melihatnya dan berbukalah kalian karena melihatnya, maka jika terhalang oleh kalian untuk melihatnya sempurnakanlah menjadi tigapuluh hari, kemudian berbukalah.”

Riwayat: Musnad Ahmad
Nombor: 10047