Musnad Ahmad hadis #10045
Matan Bahasa Arab
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ حَدَّثَنِي عَمْرٌو يَعْنِي ابْنَ الْحَارِثِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِلَالٍ أَنَّ نُعَيْمًا الْمُجْمِرَ حَدَّثَهُ أَنَّهُ
صَلَّى وَرَاءَ أَبِي هُرَيْرَةَ فَقَرَأَ أُمَّ الْقُرْآنِ فَلَمَّا قَالَ
{ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ }
قَالَ آمِينَ ثُمَّ كَبَّرَ لِوَضْعِ الرَّأْسِ ثُمَّ قَالَ حِينَ فَرَغَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنِّي لَأَشْبَهُكُمْ صَلَاةً بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan Bahasa Indonesia
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Risydin] telah menceritakan kepadaku [‘Amru] -yaitu Ibnul Harits- dari [Sa’id bin Abu Hilal], bahwa [Nu’aim Al Mujmir] menceritakan kepadanya, bahwa dia pernah shalat di belakang [Abu Hurairah], lalu ia membaca Ummul Qur`an (surat al fatihah), maka ketika ia membaca: GHAIRIL MAGHDLUUBI ‘ALAIHIM WALADL DLAALLIIN (bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat), maka ia mengucapkan; AMIIN (semoga Allah mengabulkan). Kemudian ia bertakbir untuk ruku’, dan setelah selesai shalat ia berkata; “Demi Dzat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya, aku adalah orang yang paling mirip shalatnya dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari kalian semua.”
Riwayat: Musnad Ahmad
Nombor: 10045