Musnad Ahmad hadis #22986

Matan Bahasa Arab

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ عَنْ أَبِيهِ
سَمِعَ ابْنَ عُمَرَ حِينَ مَاتَ رَافِعُ بْنُ خَدِيجٍ أَنَّ بُكَاءَ الْحَيِّ عَلَى الْمَيِّتِ عَذَابٌ لِلْمَيِّتِ فَأَتَيْتُ عَمْرَةَ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهَا فَقَالَتْ عَائِشَةُ إِنَّمَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَهُودِيَّةٍ إِنَّكُمْ لَتَبْكُونَ عَلَيْهَا وَإِنَّهَا لَتُعَذَّبُ وَقَرَأَتْ
{ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى }

Terjemahan Bahasa Indonesia

Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abdillah bin Abi Bakar] dari [ayahnya] ketika Rafi’ bin Khudaij meninggal dia mendengar Ibnu Umar telah menjelaskan bahwa tangisan ratapan terhadap mayit adalah siksa bagi mayit. Lalu saya mendatangi [Amrah] dan menceritakan hal itu kepadanya. Maka [Aisyah] berkata; “Oh kok begitu, hanyasanya Rasulullah pernah berkomentar saat kematian wanita yahudi ‘ Sungguh kalian akan menangisi wanita yahudi itu, padahal ia tengah disiksa.’ Lalu (Aisyah) membaca; WALAA TAZIRU WAAZIRATUWWIZRA UKHRAA (Seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain).

Riwayat: Musnad Ahmad
Nombor: 22986