Musnad Ahmad hadis #22727

Matan Bahasa Arab

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي شُمَيْلَةَ حَدَّثَنِي رَجُلٌ عَنْ سَعِيدٍ الصَّرَّافِ أَوْ هُوَ سَعِيدٌ الصَّرَّافُ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ هَذَا الْحَيَّ مِنْ الْأَنْصَارِ مِحْنَةٌ حُبُّهُمْ إِيمَانٌ وَبُغْضُهُمْ نِفَاقٌ
قَالَ عَفَّانُ وَقَدْ حَدَّثَنَا بِهِ مَرَّةً وَلَيْسَ فِيهِ شَكٌّ أَمَلَّهُ عَلَيَّ أَوَّلًا عَلَى الصِّحَّةِ

Terjemahan Bahasa Indonesia

Telah bercerita kepada kami [‘Affan] telah bercerita kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [‘Abdur Rahman bin Abu Syumailah] telah bercerita kepadaku [seseorang] dari [Sa’ad Ash Sharraf atau Sa’id Ash Sharraf] dari [Ishaq bin Sa’ad bin ‘Ubadah] dari [ayahnya] berkata: Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya penduduk Anshar ini adalah ujian, mencintai mereka berarti keimanan dan membenci mereka berarti kemunafikan.” Berkata ‘Affan: Telah menceritakannya kepada kami bukan hanya sekali Hammad dan tidak ada keraguan padanya, ia mendiktekan riwayat itu pada pertama kali saat ia masih sehat.

Riwayat: Musnad Ahmad
Nombor: 22727