Musnad Ahmad hadis #10654

Matan Bahasa Arab

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ سَعِيدٍ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ
اعْتَكَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَشْرَ الْأَوْسَطَ مِنْ رَمَضَانَ وَهُوَ يَلْتَمِسُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ قَبْلَ أَنْ تُبَانَ لَهُ فَلَمَّا تَقَضَّيْنَ أَمَرَ بِبُنْيَانِهِ فَنُقِضَ ثُمَّ أُبِينَتْ لَهُ أَنَّهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ فَأَمَرَ بِالْبِنَاءِ فَأُعِيدَ ثُمَّ اعْتَكَفَ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ ثُمَّ خَرَجَ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّهَا أُبِينَتْ لِي لَيْلَةُ الْقَدْرِ فَخَرَجْتُ لِأُخْبِرَكُمْ بِهَا فَجَاءَ رَجُلَانِ يَحِيفَانِ مَعَهُمَا الشَّيْطَانُ فَنُسِّيتُهَا فَالْتَمِسُوهَا فِي التَّاسِعَةِ وَالسَّابِعَةِ وَالْخَامِسَةِ
فَقُلْتُ يَا أَبَا سَعِيدٍ إِنَّكُمْ أَعْلَمُ بِالْعَدَدِ مِنَّا قَالَ أَنَا أَحَقُّ بِذَاكَ مِنْكُمْ فَمَا التَّاسِعَةُ وَالسَّابِعَةُ وَالْخَامِسَةُ قَالَ تَدَعُ الَّتِي تَدْعُونَ إِحْدَى وَعِشْرِينَ وَالَّتِي تَلِيهَا التَّاسِعَةُ وَتَدَعُ الَّتِي تَدْعُونَ ثَلَاثَةً وَعِشْرِينَ وَالَّتِي تَلِيهَا السَّابِعَةُ وَتَدَعُ الَّتِي تَدْعُونَ خَمْسَةً وَعِشْرِينَ وَالَّتِي تَلِيهَا الْخَامِسَةُ

Terjemahan Bahasa Indonesia

Telah menceritakan kepada kami [Isma’il bin Ibrahim] dari [Sa’id Al Jurairi] dari [Abu Nadhrah] dari [Abu Sa’id] ia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam beri’tikaf pada sepuluh hari kedua pada bulan Ramadlan untuk mendapatkan malam lailatul qodar sebelum tampak bagi beliau, ketika selesai beliau meminta untuk ditampakkan, lalu ia diturunkan dan tampaklah bahwa ia berada pada sepuluh hari terakhir, kemudian beliau menyuruh orang-orang agar tetap tinggal lalu beliau kembali dan beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir. Setelah itu beliau keluar kepada para sahabat seraya bersabda: “Hai manusia, sesungguhnya telah tampak kepadaku lailatul qodar maka aku keluar untuk memberitahu kalian tentangnya, lalu datanglah dua orang yang baunya busuk, mereka berdua bersama setan, sehingga aku dilupakan tentangnya, maka carilah ia pada hari kesembilan, ketujuh, dan kelima, ” aku berkata; “Wahai Abu Sa’id, engkau lebih mengetahui akan bilangan dari pada kami, ” Abu Sa’id berkata, “Aku lebih berhak dengannya daripada kalian, apa yang dimaksud dengan hari kesembilan, ketujuh dan kelima? Yaitu penghujung yang kalian sebut dengan hari ke duapuluh satu dan yang setelahnya adalah hari kesembilan, dan penghujung yang kalian sebut dengan hari keduapuluh tiga dan yang setelahnya adalah hari ketujuh, dan penghujung yang kalian kalian sebut dengan hari keduapuluh lima dan yang setelahnya itulah hari kelima.”

Riwayat: Musnad Ahmad
Nombor: 10654